Home
May 20, 2012

Geografis Pulau Enggano

Geografis Pulau Enggano-Enggano terletak sekitar 177 km (110 mil) selatan kota Bengkulu. Terletak sekitar 35 km (22 mil) panjang timur barat dan 16 km (10 mil) lebar utara selatan. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 100 m (330 kaki. Pulau ini meliputi area seluas 40.260 hektar, yang didominasi oleh hutan hujan lebat dengan kerbau liar.

Kita dapat melihat budaya, atau perilaku kehidupan masyarakat tradisional dan tarian Enggano. Pengunjung dapat melihat budaya, atau perilaku kehidupan masyarakat tradisional dan tarian Enggano.

Ada 5 klan Isukul tersebar di seluruh pulau: Kaharuba, Kaarubi, Kaitora, Kaahoao dan Kauno. Sebuah masyarakat matrilineal, keturunan yang ditelusuri melalui garis perempuan dan anak perempuan biasanya mewarisi tanah pertanian. Setengah menyebut mereka Kristen, setengah lainnya menyebut mereka Mosleem. Tapi sebenarnya masyarakat ini adalah salah satu benteng benar-benar animisme terakhir di Indonesia. Budaya Enggano pasti sekarang menghilang sebagai hasil asimilasi ke dalam budaya Indonesia tanpa pandang bulu.

May 19, 2012

Pulau Komodo Mulai dibangun Infrastruktur Untuk Kenyamaan Pengunjung

Pulau Komodo Mulai dibangun Infrastruktur Untuk Kenyamaan Pengunjung-Pemprov Nusa Tenggara Timur mengatakan Jumat bahwa pemerintah mulai mengembangkan infrastruktur di Taman Nasional Komodo untuk mengantisipasi jumlah lonjakan pengunjung, sebagai taman secara resmi diberi nama pada hari Rabu sebagai salah satu “New 7 Wonders of Nature.”

Taman Nasional Komodo Pulau Komodo Mulai dibangun Infrastruktur Untuk Kenyamaan Pengunjung
Taman Nasional Komodo

“Kami sedang membangun dan merehabilitasi fasilitas, termasuk bandara, jalan, restoran dan bintang-rate hotel,” kata Nusa Tenggara Timur pariwisata badan kepala Abraham Klakik di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat.

Pemerintah pusat dan sektor swasta juga terlibat dalam proyek, katanya.

Taman Nasional Komodo meliputi tiga pulau besar Komodo, Rinca dan Padar, serta banyak yang lebih kecil di dekatnya, di Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Taman ini mencakup 1.817 kilometer persegi luas, dan didirikan pada tahun 1980 untuk melindungi komodo, yang endemik pulau.

Komodo menjadi terkenal ketika itu nama salah satu dari 28 finalis “New 7 Wonders of Nature” persaingan dengan New7Wonders Foundation pada bulan Juli 2009.

Data menunjukkan bahwa hanya ada 15.000 pengunjung untuk Taman Nasional Komodo pada tahun 2009. Angka tersebut naik menjadi 50.000 pada 2011, dan pada Januari-April tahun ini saja 40.000 wisatawan mengunjungi taman. (Antara / JG)

May 18, 2012

Keindahan Goa Petruk

Keindahan Gua Petruk-Gua Petruk merupakan salah Obyek wisata di Kabupaten Kebumen. Obwis (obyek dan Pantai Logending, dimana lokasinya berada di dukuh Mandayana Desa Candirenggo Kecamatan Ayah, kabupaten Kebumen, atau sekitar 4,5 km dari Jatijajar menuju ke arah selatan.

Mendengar nama Petruk, orang tentu akan teringat nama Ponokawan anak Ki Semar yang berbadan tinggi, namun hidungnya sangat mancung. Konon, dalam cerita pewayangan, Petruk ini anak dari lelembut Banaspati yang kemudian diambil anak oleh Ki Semar dan Petruk ini dikenal mempunyai banyak akal.

Sayangnya orang telah banyak mendengar Goa Petruk, tetapi masih enggan untuk mengunjungi obwis tersebut. Cukup beralasan barang kali, memang karena untuk masuk Goa Petruk ini diperlukan persiapan yang cukup. Lagi pula, percuma kalau datang ke Goa Petruk ini hanya mengintip dari mulut Goa Petruk ini hanya mengintip dari mulut Goa yang menganga cukup lebar.

Perlu diketahui, bahwa di dalam Goa yang mungkin terlihat cukup menakutkan, karena tak ada pijaran atau nyala lampu seperti di Goa Jatijajar, atau Goa lain yang ada di Indonesia. Namun Goa Petruk ini menurut catatan Doktor Koo, seorang pakar Goa dari luar negeri mengatakan, bahwa Goa Petruk ini merupakan Goa terindah di seantero Nusantara.

Untuk itu, pakar Goa ini meminta pada Pemda Kebumen, agar Gua tersebut tetap dijaga kealamiannnya. Bahkan, untuk diterangi dengan listrik, juga tak diperkenankan. Namun pengunjung jangan khawatir, di sini tersedia Guide atau pemandu yang selalu siap mengantar disertai dengan peralatan lampu yang memadai.

Tiga Goa Goa Petruk ini sebetulnya terbagimenjadi tiga bagian. Bagian pertama atau di lantai I hanya terdapat kelelawar dengan bau kurang sedap dan beterbangan ke sana kemari. Sedang untuk Goa kedua dalam lokasi tersebut diberi nama Goa Semar.

Dalam Goa inilah kita akan disuguhi dengan pemandangan dari bebatuan yang cukup indah dan mempesona. Bahkan ada yang mengatakan, masuk Gua Petruk laksana melihat alam yang tiada taranya karena terdapat batu stalaktit dan stalagmit yang mempesona dan menyerupai berbagai bentuk.

Sedang gua yang terakhir, disebut Goa Petruk, karena dalam Goa tersebutlah sebetulnya terdapat batu yang mempunyai ujud seperti hidungnya Petruk. Sayang, karena ulah Belanda yang waktu itu melakukan penambangan phosfat, hidung Petruk yang merupakan Logo dari Goa tersebut putus dan kini sudah tak kelihatan lagi.

Tapi bukan itu sebetulnya yang ditawarkan oleh goa tersebut, di mana keindahan goa tersebut bukan dari hidung Petruk yang sangat mancung, tetapi panoramanya yang memang cukup indah. Untuk itu tidak ada salahnya kalau wisatawan bahkan memerlukan waktu berjam-jam berada di Goa Petruk ini.

Batu Payudara

Batu payudara Keindahan Goa Petruk
Batu Payudara

Begitu memasuki mulut goa, dan kita masuk di gua Semar yang dikenal banyak senyum ini, memang gua ini menjanjikan kita untuk kagum dan mengagumi gua tersebut. Tak salah, kalau Diparta Kebumen memberinya nama Gua Semar. Sebab, di gua tersebut orang akan tersenyum kagum melihat stalagtit dan stalagmit yang aneh-aneh.

Batuan yang paling ujung di sini adalah batu yang diberinya nama Batu Payudara, atau orang menyebutnya sebagai batu susu. Tentu nama ini bukan sekedar mencari popularitasnya saja, yakni mengambil nama sedikit porno. Kenyataannya batuan stalagtit ini memang berbentuk seperti putik-putik seorang ibu yang sedang menyusui.

Stalagtit ini bukan satu dua, tetapi jumlahnya puluhan, sehingga orang sampai di ujung Gas Semar (gua kedua) di Gua Petruk ini diingatkan pada masa kanak-kanak, di mana kita semua tentu pernah menyusu pada Ibu dan ASI inilah yang membuat kita tumbuh menjadi remaja dan seterusnya.

Batu Dasi
Kalau kita pernah baca ada petani berdasi, atau ada preman berdasi dan nelayan berdasi, Gua Petruk sebetulnya paling utama mempunyai istilah tersebut, sebab, dalam gua tersebut ada pula batuan yang mirip sekali sebuah dasi, tak aneh bila ada menyebutnya sebagai Batu Berdasi.

Selain berbentuk mirip dasi, nampak seperti goresan lukisan seorang pelukis yang cukup ternama tentunya. Bahkan, mirip ada warna di sana-sini yang membuat keindahan stalagmit batu berdasi ini, nampak sebuah lukisan yang cukup berbobot, sepertinya bekas sebuah sapuan kuas yang begitu rapinya.

Begitu juga dengan Gajah yang kalau di Lampung cukup merepotkan, karena sering merusak tanaman. Untuk itu, Pemda setempat sampai mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk mendirikan sebuah Sekolah Gajah. Tetapi di Gua Petruk ini, terdapat Stalagmit yang menyerupai bentuk Gajah.

Tentu saja, Gajah di sini tidak liar sepertinya di Lampung, sebelum hewan berbelalai panjang ini disekolahkan. Gajah di sini bahkan terlihat nampak indah dan mempesona. Sepertinya, kita memasuki sebuah Kebun Binatang yang khusus hanya untuk hewan Gajah.

Tak Apalah, kalau kita tak bisa melihat lagi hidung Petruk di Obwis tersebut. Sebab, kita masih bisa menyaksikan batuan stalagmit yang mirip Ki Lurah Semar dalam cerita pewayangan. Semar yang sebetulnya merupakan perwujudan dari Dewa yang mengejo wantah ini terlihat begitu menawan.

Sendang dan Air Terjun

Sendang dan air terjun Keindahan Goa Petruk
Sendang dan air terjun

Semakin kita masuk ke dalam Goa Petruk ini, kita semakin penasaran dengan batuan yang begitu indah. Sebab, di sini terdapat pula batuan yang mirip tempat tidur, atau pelaminan seorang pengantin baru. Ada lagi batu yang menyerupai sebuah lumbung padi, sehingga batuan tersebut di beri nama batu lumbung.

Jangan takut, kalau dalam Gua Petruk ini kita melihat sebuah batu yang mirip sekali dengan sebuah Mayit yang tergeletak. Bukan hanya bentuknya, tetapi warna dari batu tersebut memang tampak putih, bak sebuah kain mori yang membungkus sebuah Mayit yang siap untuk dimakamkan. Tetapi begitu indah bebatuannya.

Bukan Gua Petruk, kalau tidak menyimpan sejumlah bebatuan yang beraneka ragam bentuk yang begitu menawan, indah dan membuat orang yang melihatnya berdecak-decak kekaguman. Bahkan, membuat orang enggan keluar dari gua tersebut. Bukan tanpa alasan, kaerna dalam gua ini juga dapat terlihat adanya sejumlah sendang dan air terjun yang bahkan airnya mirip busa sabun.

Sambil menikmati bebatuan yang banyak aneka ragam dan bentuknya, telinga kita akan mendengarkan bunyi tik …tik. .. tiiiikkkk, dari air yang jatuh dari langit gua, atau dari bebatuan yang indah, sehingga menambah kenyamanan kita untuk menyaksikan keajaiban Tuhan Pencipta Alam Semesta.

Untuk mengunjungi gua Petruk ini, sebaiknya kita telah mempersiapkan peralatan berupa sepatu dari plastik atau kare, sehingga tidak bisa tembus air. Tetapi, jangan gunakan sepatu yang berhak tinggi yang nantinya bahkan cukup merepotkan.

Peralatan lain yang perlu dipersiapkan adalah senter yang cukup terang dan topi untuk menghindari benturan. Bila perlu, kita bawa Kamera dengan lampu blitz yang baik. Dengan demikian kita bisa menyaksikan keindahan Stalagmit dan Stalaktit Gua Petruk sekaligus diabadikan. Sesampai di rumah, kalai diperlukan, photo-photo Gua Petruk ini bisa dipajang untuk hiasan dinding yang cukup indah.

May 18, 2012

Rute baru Garuda diharapkan dapat meningkatkan kedatangan wisatawan Jepang

Rute baru Garuda diharapkan dapat meningkatkan kedatangan wisatawan Jepang-Rute baru maskapai nasional PT Garuda Indonesia yang menghubungkan Denpasar di Bali dan Haneda di Jepang diharapkan dapat meningkatkan kedatangan wisatawan Jepang, yang telah menurun selama dua tahun terakhir.

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menteri Mari Elka Pangestu mengatakan hari Minggu bahwa ia optimis bahwa Haneda – Denpasar rute diluncurkan pada hari Sabtu akan menebus angka menurun.

“Garuda akan terbang rute baru lima kali seminggu. Saya yakin itu akan meningkatkan jumlah wisatawan Jepang datang ke Indonesia – penerbangan pertama penuh, “katanya kepada wartawan di sela-sela pameran Betawi di Bentara Budaya Jakarta.

Mari menambahkan bahwa ia optimistis pertumbuhan pendatang asing bulan ini turis akan berdiri di “dua digit” angka.

Statistik Nasional (BPS) secara resmi akan mengumumkan angka bulan depan. Jumlah kunjungan turis asing ke Indonesia mencapai 1,24 juta selama dua bulan pertama tahun ini, melonjak 11,49% dibandingkan 1,12 juta dicatat selama periode yang sama tahun lalu.

Secara total, 7,65 juta turis asing datang ke Indonesia sepanjang 2011, meningkat sebesar 9,24 persen dari 2010. Kunjungan wisatawan Jepang ke Bali, namun menurun sebesar 26,5 persen menjadi 168.590 selama periode Januari-November 2011, turun dari 229.295 pengunjung yang tercatat pada periode yang sama tahun 2010.

Kesengsaraan ekonomi di Jepang dan Maret 2011 tsunami yang dikutip sebagai faktor yang berkontribusi terhadap penurunan tersebut.

Data terakhir dari Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunjukkan bahwa Malaysia, Singapura, Australia, Cina dan Jepang adalah wisatawan asing yang paling umum berkunjung ke Indonesia. Pelayanan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing ke 8 juta tahun ini, naik dari 7,65 juta pada tahun 2011. (Jakarta Post)

May 18, 2012

Pertumbuhan Turis ke Indonesia di Kuartal 1 sebesar 11%

Pertumbuhan Turis ke Indonesia di Kuartal 1 sebesar 11%-Jumlah wisatawan asing ke Indonesia pada kuartal pertama 2012 tumbuh sebesar 11,01 persen menjadi 1.903.796, naik dari 1.714.946 wisatawan pada periode yang sama tahun lalu, menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa.

Tahun ke tahun, angka itu naik 10,12 persen dari 598.068 pada Maret tahun lalu menjadi 658.602 pada Maret 2012 katanya.

Sementara itu, dibandingkan dengan Februari, angka March melihat peningkatan 11,16 persen dari 592.502 wisatawan.

Melihat data, Pariwisata dan Departemen Ekonomi Kreatif juru bicara I Gusti Ngurah Putra mengatakan bahwa pemerintah optimis mencapai target untuk menarik 8 juta turis sepanjang tahun ini.

“Januari-Maret dianggap low season di industri pariwisata, namun kami mampu merekam pertumbuhan dua digit wisatawan asing. Ini adalah tanda positif bahwa kita dapat memenuhi target kami pada akhir 2012, “kata Ngurah The Jakarta Post melalui telepon.

Dia mengatakan bahwa angka tersebut mendorong pemerintah untuk serius mengelola pariwisata dan sektor industri kreatif bahkan lebih untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Para Bahasa Indonesia Tourism Board [BPPI] juga membantu kita dalam mempromosikan Indonesia kepada dunia. Kami percaya bahwa kami berada di jalur yang benar untuk meningkatkan sektor ini khususnya, “tambahnya.

Selain itu, gateway utama untuk kedatangan wisatawan, Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, mencatat kenaikan kuartal-ke-kuartal 11,35 persen dari 612.333 sampai 681.838 tahun ini.

Dalam hal tahun ke tahun pertumbuhan, bandara Bali melihat peningkatan 10,08 persen dari 202.500 ke 223.000 wisatawan pada bulan Maret.

Kenaikan kuartal-ke-kuartal tertinggi di kedatangan tercatat sebesar Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat, naik menjadi 33.368 orang, naik 22,74 persen dari 27.187 pada periode yang sama tahun lalu.

Secara tahunan, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, melihat lonjakan 36 persen dari 939 orang pada Maret tahun lalu menjadi 1.227 tahun ini. Bandara ini mencatat kenaikan tahun-ke-tahun tertinggi di antara 19 poin lainnya kedatangan turis utama yang disurvei oleh BPS.

Selain itu, data BPS menunjukkan bahwa membintangi-hotel tingkat penghunian kamar di 20 provinsi naik menjadi 52,70 persen rata-rata pada Maret 2012 naik 0,75 poin dibandingkan dengan angka pada Maret tahun lalu.

Dibanding tahun 2012, tingkat hunian sedikit meningkat sebesar 1,92 poin.

Sepanjang Maret 2012, Sulawesi Tengah mencatat tingkat hunian tertinggi pada 79,63 persen, diikuti oleh Kalimantan Selatan dan Bali 61,43 persen dan 59,39 persen.

Menurut data, empat-bintang hotel ini mencatat tingkat hunian tertinggi di bulan Maret tahun ini di 55,72 persen, diikuti oleh hotel bintang lima dan tiga-bintang, pada 54,16 persen dan 53,25 persen.

Selain itu, wisatawan asing menghabiskan jumlah waktu yang lebih singkat di negara pada Maret dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Rata-rata, mereka tinggal selama 2,01 hari di Indonesia selama Maret 2012, sementara tahun lalu mereka menghabiskan 2,11 hari di negara tersebut. (Jakarta Post)

page 1 of 24 »